PENYELIDIKAN EPIDEMIOLOGI SEKALIGUS INTERVENSI KESEHATAN LINGKUNGAN PENYAKIT DIARE DAN ISPA PADA BAL

Majene, 30 April 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Majene melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit serta Penyehatan Lingkungan (P2PL) melaksanakan kegiatan penyelidikan epidemiologi sekaligus intervensi kesehatan lingkungan sebagai respon terhadap meningkatnya kasus penyakit diare dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cepat dan terpadu untuk menekan angka kejadian penyakit serta melindungi kesehatan masyarakat.
Pelaksanaan intervensi meliputi serangkaian kegiatan, antara lain survei lapangan untuk mengidentifikasi faktor risiko lingkungan, pemeriksaan sarana air bersih, sanitasi dasar, serta kondisi rumah dan lingkungan sekitar masyarakat. Selain itu, dilakukan pula edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti penggunaan air bersih yang aman, pengelolaan sampah rumah tangga, penggunaan jamban sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan dan ventilasi rumah guna mencegah penyebaran penyakit ISPA.
Dalam kegiatan ini, petugas juga memberikan rekomendasi perbaikan terhadap sarana sanitasi yang belum memenuhi syarat kesehatan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Intervensi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan lingkungan, sekaligus menurunkan angka kejadian diare dan ISPA di wilayah kerja Puskesmas Banggae II.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dinas Kesehatan Kabupaten Majene dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan mendukung derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Jika diperlukan, tindak lanjut berupa pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan guna memastikan efektivitas intervensi yang telah dilaksanakan.
KOMENTAR