Masalah Kesehatan Harus Diatasi Dengan Kemitraan

Masalah Kesehatan Harus Diatasi Dengan Kemitraan

Penyelesaian masalah kesehatan tidak dapat ditangani oleh hanya kementerian kesehatan saja. Tapi harus diselesaikan dengan multi sektor layanan.

Jika permasalahan kesehatan hanya dibebankan kepada kementerian kesehatan maka sudah pasti tidak akan berhasil. Hal ini disampaikan pemateri yang dihadirkan Dinas Kesehatan Majene dalam kegiatan Rapat kerja (Raker) 2015 di Ruang Sandeq Hotel Villa Bogor Majene, Jumat 23 Oktober 2015.

"Masalah kesehatan harus diselesaikan multi sektor," kata Prof. Ridwan Amiruddin, SKM.M.Kes.,MSc.Ph, pemateri yang dihadirkan Dnkes Majene.

Prof Ridwan, demikian disapa, mengatakan, bagaimana mungkin pelayanan kesehatan di sarana kesehatan bisa maksimal, jika akses jalan menuju sarana kesehatan tidak memadai.

Contoh lain yang disebutkan Asessor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi ini adalah jika jalanan banyak berlubang maka akan menjadi sarang bibit penyakit.

Contoh kemitraan diungkap Prof Ridwan adalah adanya puskesmas yang bekerjasama dengan tukang ojek. Tukang ojek yang dibayar puskesmas siap sedia mengantar pasien sehingga tidak ada lagi pasien yang terlambat ditangani karena persoalan transportasi.

Berbicara tentang perencanaan, Prof Ridwan yang juga konsultan dari Technical Adviser Australian Indonesia Program for Health Strengthening System ini menyebutkan metode perencanaan harus dibalik dari pendekatan vertikal menjadi horisontal.

"Kenapa horisontal karena kondisi atau masalah kesehatan dan cara pendekatannya tentu berbeda antara daerah yang satu dengan lainnya, misalnya antara Majene dan Mamuju tentu berbeda," jelasnya.

Ridwan menjelaskan, inti dari penanganan masalah kesehatan adalah dengan deteksi dini terhadap potensi atau gejala-gejala masalah kesehatan.

Dia mengingatkan, dalam program penanganan layanan kesehatan tidak boleh ada yang lepas karena saling mensupport.

"Yang menjadi lepas perhatian selama ini adalah lansia (lanjut usia) padahal kita semua akan kesana," kata Prof Ridwan.

Dalam raker ini, Prof Ridwan beberapa kali mengingatkan bahwa perilaku merokok termasuk permasalah utama dalam masalah kesehatan.(rizaldy)


KOMENTAR
Tulis Komentar Disini