BPPK Makassar Latih Pengelola Haji Majene

BPPK Makassar Latih Pengelola Haji Majene

Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BPPK) Makassar, Sulawesi Selatan menggelar pelatihan pembinaan manasik terpadu haji bagi pengelola haji di Kabupeten Majene.

Menurut kepala bidang pendidikan dan latihan BPPK Makassar, Mappeasse Toro, bagi kita bangsa Indonesia, penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional karena disamping menyangkut kesejahteraan lahir bathin jamaah haji. penyelenggaraan haji juga juga menyangkut nama baik dan martabat bangsa Indonesia diluar negeri.

Ibadah haji juga merupakan rukun islam kelima yang wajib dilakaksanakan oleh umat islam yang memenuhi kriteria, yang antara lain mampu secara materi, fisik dan mental.

"Berangkat haji itu kita harus penuhi 3 mantap, mantap ilmunya, mantap fisiknya dan mantap imannya, kalau ketiganya sudah mantap insya Allah hajinya mabrur," kata Mappeasse.

Peningkatan pembinaan, pelayanan dan perlindungan terhadap jamaah haji diupayakan melalui penyempurnaan sistem dan manajemen penyelenggaraan ibadah haji. Upaya peningkatan dan penyempurnaan tersebut dilaksanakan dari tahun ketahun agar tidak terulang kembali kesalahan atau kekurangan yang terjadi pada masa sebelumnya.

"Untuk tercapainya maksud tersebut diperlukan status kesehatran yang mendukung bagi warga yang melaksanakan ibadah haji. Status kesehatan ibadah haji tersebut tercapai apabila pihak penyelenggara ibadah haji mampu memberikan, pembinaan, pelayanan dan perlindungan ibadah haji," kata Mappeasse.

Sehubungan dengan itu, penyelenggaran ibadah haji berkewajiban melaksanakan pembinaan, pelayanan kesehatan dan perlindungan ibadah haji secara baik dengan menyediakan fasilitas dan kemudahan yang diperlukan oleh jamaah haji.

Upaya tersebut, dimulai melalu pelatihan pembinaan manasik terpadu haji bagi pengelola haji. Pelatihan ini ditujukan untuk mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) para petugas dalam mencapai upaya standarisasi penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan jamaah haji diberbagai simpul wilayah daerah kita.

Pelatihan pembinaan manasik terpadu haji bagi pengelola haji diharapkan para peserta yang berasal dari Dinas kesehatan Majene dan para kepala Puskesmas mampu memahami penyelanggaraan haji Indonesia. 

Selain itu, peserta dapat menjelaskan hal-hal yang mempengaruhi kesehatan calon jamaah haji baik sebelum berangkat atau sementara ditanha suci, menjelaskan langkah-langkah pencegahan dan p terhadap penanggulangan terhadap hal-hal yang mempengaruhi kesehatan dalam perjalanan ibada haji. Kemudian melakukan latihan fisik bagi calon jamaah haji, menunjukkan tata cara manfaat senam haji dan menunjukkan tata cara pelaksanaa ibadah haji dan umrah.

Mappeasse Toro mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat memberikan pembinaan kesehatan calon jamaah haji pada wilayah kerja pengelola haji dengan baik. (*)


KOMENTAR
Tulis Komentar Disini